Rabu, 11 November 2020

Cara Cetak SK?

Hai halooo, biasanya kalau udah dapet acc oleh dosbing, langsung diminta cetak SK, karena SK adalah syarat supaya bisa ngisi bimbingan di sitedi. Nahh buat adek-adek yang bingung gimana tahapan cetak SK yuk mari simak, ini lebih condong ke PGPAUD UNNES yaa.. Semoga postingan ini membantu ya, luvv...

1. Login sitedi, kemudian klik skripsi--usul topik---isi kolom topik (ingat ya TOPIK bukan JUDUL. Topik itu lebih luas ya daripada judul)--klik simpan topik--cetak form usul topik.

2. Bawa form usul topik yang udah diprint ke TU jurusan, dan utarakan tujuan kalian datang ke sana, "Bu, saya mau cetak SK)" wkwk.

3. Setelah dapat rekomendasi surat dari jurusan, lalu bawa ke dekanat untuk dibuatkan SK.

4. Silakan menunggu, dan SK siap untuk digunakan :)))


Semangattt, kalau ada yang bingung silakan tinggalkan komentar.


Mau Cari Referensi Skripsi Tapi Terhalang Pandemi? Tenang~ (khusus mahasiswa unnes)

Hai adek-adek... Udah mulai puyeng nyusun skripsi dong pastinyaa. Tambah puyeng lagi saat ini apa-apa harus online yaa. Padahal biasanya bisa langsung ke perpus buat baca skripsi kakak tingkat. Eistt jangan khawatir ya, sebenernya UNNES udah kasih kemudahan kok banyak sistem yang bisa diakses dan jarang banget mahasiswa tau. Nah kali ini, nales bakal share cara mencari contoh skripsi buat referensi yaa bukan untuk COPYPASTE!!!! Karena tau sendiri kan kalau copast, pasti di akhir uji turnitin bakal nggak LOLOS ih serem..

Oke langsung aja, 

1. Kalian buka lib.unnes untuk mencari contoh skripsi di jurusanmu. Kemudian, klik browse by faculty. Lalu klik jurusan kalian. Setelah itu klik tahun yang kamu mau, nah akan muncul nama kakak-kakak tingkat tuh. Kalau kamu kenal kakak tingkat yang skripsinya masih satu topik, langsung cari nama kakak tersebut. Tapi, kalau nggak ada kenalan langsung saja search kata kunci di kolom search, misal "Motorik Kasar" nanti akan muncul beberapa artikel skripsi tentang motorik kasar. Bisa dilihat dibagian abstrak ya, kalau cocok dengan yang kamu inginkan kita lanjut ke tahap 2.

2. Kalian bisa manfaatin sitedi lhoo, selain buat cetak SK, input bimbingan, dan lihat progres skripsi dari temen-temen atau progres kamu ternyata sitedi bisa buat lihat contoh skripsi kating. Caranya, klik icon gambar rumah, kemudian klik pencarian, lalu ketik kata kunci yang kamu inginkan, kemudian cari judul yang sesuai dengan judul skripsi yang kamu dapatkan di lib.unnes. Nahh setelah ketemu judulnya, kemudian klik judulnya dan taraa, kamu bisa download sebagai bahan referensi.

Mudah kanyaa :)))


Semoga membantu ya!!! Semangat skripsian :)

Jumat, 16 Oktober 2020

Pertanyaan terbuka untuk anak

    Hai-hai... Seringkali ibu guru, bunda atau ayah di rumah bingung harus tanya apa lagi biar anak semakin subur pengetahuannya. Tetep nemenin main sih, tapi kadang diam membisu karena kehabisan kata-kata,  biasanya hanya menggunakan kata apresiasi "wah bagus", "keren sekali", "pintar", "wow" ketika anak berhasil melakukan atau menciptakan sesuatu. Padahal, sebenarnya bu/pak guru, ayah, bunda bisa lho mengulik lebih dalam lagi apa yang sedang anak lakukan.

    Kali ini nales akan bagi beberapa pertanyaan terbuka untuk anak yang dapat menyuburkan pengetahuan anak. Nales dapat pertanyaan ini dari salah satu lembaga paud yang pernah nales kunjungi dan ternyata banyak sekali yang dapat nales pelajari dari lembaga tersebut. Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memiliki banyak jawaban dan cenderung berbeda tiap individu, sedangkan pertanyaan tertutup yaitu pertanyaan yang jawabannya sudah disediakan seperti ya dan tidak. Nahh pertanyaan terbuka, apa saja itu??? Yap!!! Cekidot, aybund!!!

    Ketika anak berlari menunjukkan hasil karyanya, aybund bisa menstimulasi dengan pertanyaan 

"Apa yang kamu buat?" 

"Apa saja bahan yang dipakai?'

"Bagaimana cara kerja mobilmu?"

"Kira-kira dimana ya kita bisa melihat mobil seperti itu?"

"Kalau mau diikat dengan tali, apa yang harus kita lakukan?'

"Maaf, silakan disepakati, apa yang harus dikerjakan?"

"Kira-kira kalau rodanya seperti itu bisa berputar tidak ya? coba kita praktekkan"

    Nah, itu tadi beberapa pertanyaan terbuka yang bisa aybund berikan ke anak untuk menambah pengetahuan anak, selain itu juga dapat melatih perkembangan bahasa lho aybund. Tidak hanya pengetahuan, tapi kosakata anak juga dapat bertambah. Oiya aybund, pertanyaan di atas akan lebih cocok diterapkan pada anak usia 4-6 tahun ya.. Kalau untuk usia anak yang masih kecil besok nales buatkan hehe, stay tune...

    Selamat mencoba aybund! Peluk erat dari nales.


Dandaelion untuk Ilalang

Karena akhlakmu ilalang, dandelion terperangkap sampai saat ini.

Kamu tau,

Jatuh cintanya saat ia mendengar butir ayat tahlil yang kau getarkan kala itu

Saat itu juga ia percaya, bahwa kamu mampu menjadi yang terbaik untuknya kelak

Perhatianmu kian hari kian menyakinkan, bahwa kau pun punya rasa asing padanya

Sempat ia ragu, semua yang kau katakan sebatas gurauan agar tidak hambar

Sempat ia ingin terbang, mencari ilalang-ilalang yang berhamburan

Sempat ia berpikir, tempat nyaman yang kau suguhkan hanya bualan

Tapi, nyatanya dandelion bertahan sampai sekarang

Kamu berhasil!

Mengentaskan ia dari angin ketidakmungkinan

Mereka melihatmu kurang, tapi kamu mampu mengenapkan dandelion yang malang

Izinkan dandelion menetap, wahai ilalang yang kuat



-nales

Kapan bertemu?

Temu seakan menyekat hingga pekat. Padahal masih di garis katulistiwa yang sama, tapi sekadar bertegur sapa hanya lewat tombol bermodal wiFi atau kuota, apalagi tawa hanya dirangkai dengan huruf ha-ha / wkwk/ hehe atau bahkan hanya emoticon sebagai pemanis. KAdang suara lewat voice note atau tatap muka lewat layar sudah cukup ketika ada waktu luang. 

Iya, masih berjuang membahagiakan orang tersayang, sebelum membahagiakan yang disayang. Jika satu tujuan, pasti bertahan, walau temu menjadi momok yang menyenangkan. Kalau tidak? Jangan salahkan, mungkin perhatian terabaikan. Tenang, masih ada doa yang menyatukan. Kalau dia digariskan untukmu kamu bisa apa?

Selamat berjuang.


-nales

Aku rela mundur~

Surat dari Saka

Pengabdian adalah hal yang menguras--tenaga, waktu, pundi rupiah, bahkan asmara?

Hai, kamu yang mengabdi. Tetap semangat dengan semua cambukan yang diberikan, tandanya mereka yang di sekelilingmu masih sayang. Masih ada cukup waktu untuk berbenah, belum pantas kata terlambat muncul saat ini. Selalu kuat dan sabar kamu, selimuti amarah yang sewajarnya, tapi cukup kau teriakkan sendirian tanpa seorangpun yang tau agar kau tak melukainya. 

Kamu adalah TERBAIK!

Kamu TIDAK GAGAL dalam memimpin, hanya perlu merubah sedikit strategi kepemimpinan yang telah dikoreksi.

Aku rela mundur, mengesampingkan rasa agar organisasi baik-baik saja. Sedari awal, kamu yang menyemangati agar aku tetap maju mengambil posisiku dengan segala kerumitan karena hubungan kita dipermasalahkan, aku belum bisa profesional?

Jika berhasil mengesampingkan rasa, maka banyak hal yang dapat diambil, banyak hal yang bisa dikembangkan: kemampuan menjalin relasi, public speaking, manajemen waktu, dan sifat tahan badai. Ingat, tujuan awal yang kita berdua ambil--membangun organisasi ini lebih baik lagi, paling tidak, sama baiknya dengan sebelumnya, membuat jurusan lebih dikenal seperti nama kabinet yang kita usung--GARUDA

Aku tahu kamu mampu, aku yakin kkta ber-64 dan pembina sanggup. Aku tahu kamu memang pantas diposisi ini, rencana Allah tak ada satupun yang keliru. Hanya kadang ujian datang sebagai tolak ukur keimanan. Tetap di jalan yang di ridhoi atau malah berpaling. Tetap kuatkan kami dan 1200 mahasiswa lain. Selalu minta doa restu bapak ibu tiap kegiatan dan diberi kekuatan mengabdi sampai Desember. Aku yakin kamu mampu menciptakan perubahan.


kamu kuat, Bim!

Senin, 20 Juli 2020

Belum Utuh


Sudahi?

Sudah berganti tahunnya, tapi tidak dengan rasanya.

Semua yang terlihat selalu membuat ingat, padahal kini kian bersekat karena waktu tak tersendat. Mulai dari kebiasaan buruk, apa saja yang sering dibeli bersama, hal-hal sepele yang membuat lekat, lagu-lagu tak nyaman di telinga tapi ternyata apik. Setiap lekuk kota itu, bercerita tentang dulu.

Seolah selalu, sosok yang  harus tertinggal di tahun kemarin. Ingatanku keliru, membawa sampai tahun baru. Membuat ragu kian menderu, menyapu semu tak menentu.

Sudahi, harusnya. Bahagia setelahnya.

Kata nales



Cie Calon Istri


Selamat menempuh lembaran baru sahabatku.
Sekarang ada yang jagain kamu, sementara aku masih dijagain ibu bapakku. Sekarang ada tanggungjawab baru yang harus kau emban menjadi seorang istri--cita-cita yang sangat aku idamkan tapi ternyata kau mendahuluiku, sementara aku masih jadi mahasiswa dengan segudang tugas kuliahku.

Sekarang nggak bisa lagi aku menculikmu untuk sekedar nemenin aku pergi makan ataupun nongkrong, ghibahin hal-hal kecil sampai lupa waktu, dengerin curhatan ku yang mirip novel tak berujung walaupun aku tahu kamu bosen dengerinnya, nangis bareng ketawa bareng apapun hampir barengan sekarang kamu dah jadi milik orang.
Dah nikah aja kamu tu, hahaha.
‌Jadi istri sholehah ya, tetep mau dengerin curhatku disela waktu sibukmu ngurus rumah dan suami, cepet belajar masak yang enak. Doain aku cepet nyusul ya biar aku juga bisa jadi sugar mommy haha.
Doaku yang terbaik buat kamu, semoga selalu jadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah aamiin.

Emeng

Meong-meong dari semalam, di bawah jendela kamar semakin jelas suaranya. Aku tak tega mendengar rintihan kucing kecil yang ditinggal ibunya atau mungkin jatuh dan tertinggal rombongannya. Heyka segera bergegas setelah mencermati semua ceritaku.
"Kyaraaa, kucing kecil cantik rupawan. Coklat, pesek, geter tubuhnya."
Aku yang suka sekali melihat kucing, tapi tak ada daya kalau diwajibkan pegang. Ampun aku nggak berani. Benar kata Heyka, kucing yang sangat mungil. Tubuhku dingin melihatnya, merasa iba. Belum pernah kita satu kompleks merawat kucing dari bayi. Aku berlari mengambil HP. Ku telfon Kalista pakar kucing, dia temanku.
"Kal, kakakku nemu kucing kecil bangettt. Kayaknya dia laper. Harus diapain iniii!!! Huhu"
"Beliin wiskasss yang basah di indo ada biasanya, kasih susu, kasih kardus dalamnya kasih kain-kain biar anget. Mana aku pengen lihat, video-in coba."
"Kyaa... Itu masih seminggu! Belum seharusnya dia pisah sama emaknya. Kemungkinan dia hidup kecil Kyaa."
Lemas, menelaah kalimat Kalista. Aku posting Emeng, kucing kecil yang cuma bisa meong-meong sambil gemetaran doang.
Pagi itu, kompleks kami rame. Warga berdatangan gara-gara Heyka nemu Emeng.
Emeng memang bibit kucing bagus kalau dewasa kelak. Matanya jernih, telinganya pendek, sepertinya Emeng blasteran mix dom kata temenku saat aku posting di story WA.
Pakar kucing me-replay story dapat ditarik kesimpulan si Emeng nggak akan bisa hidup lama. Paling engake cuma 2 Minggu.
"Aku nggak mau kehilangan Emeng, aku takut dosa kalau Emeng mati."
Hari itu aku benar-benar tak tenang, setiap 5 menit sekali kupastikan degup jantung. Kalau dia tak meong-meong aku semakin khawatir. Tapi, semakin dia meong-meong aku makin-makin nggak tega.
Aku beri kabar saudaraku pecinta kucing, dia mau adopsi Emeng. Tapiii... Saat dia sampai di rumah ku dia tersentak.
"Kyaa... Kecil sekali ini. Belum bisa jilat makanan dan minuman. Harus disiapin dan nggak mau makan."
Heyka sedari tadi memutar otak agar Emeng mau makan, paling tidak agar dia tak kelaparan karena tubuhnya selalu menggigil. Pagi itu, setelah dapat pengarahan dari Kalista , aku bergegas menaiki motor mencari makan buat Emeng walaupun Emeng memang belum bisa makan ternyata :((
Saudaraku mengurungkan niat untuk mengadopsi Emeng karena terlalu kecil. Dia takut Emeng mati saat dibawa. Akhirnya dia menitipkan Emeng ke aku dan Heyka lagi sembari dia berusaha mencari dot agar si Emeng mau makan/minum.
Mbak Kumala dan dua orang anaknya juga pencinta kucing. Melihat Emeng kelaparan tak mau makan, akhirnya putri Mbak Kumala mengambilkan susu khusus kucing. Alhasil Emeng mau minum sedikit sekaliiii.
Aku semakin cemas, Heyka pun demikian. Ketika pakar kucing satu persatu meninggalkan kami. Hingga terbersit dipikiran kami untuk mengembalikan Emeng ke tempat asal dia meong-meong agar ketemu sama emaknya. Tapi kemungkinan terburuk adalah Emeng dimangsa kucing lain atau hewan lain. Kamipun mengurungkan niat.

Hampir adzan magrib, kecemasanku menjadi-jadi ketika rintik hujan turun. Aku takut Emeng kedinginan. Namun tiba-tiba Emeng mengeong kencang sekali. Ku dengar sayup-sayup emak kucing juga mengeong.
"Apa itu emak Emeng ya!!" Kucing itu takut mendekati kami, karena kami berjumlah banyak. Tapi Budhe berinisiatif untuk mendekatkan kardus Emeng ke kucing betina itu. IYA! Benar saja, haru itu menyeruak di dalam benak kami yang menyaksikannya.
Ternyata emak Emeng mencari Emeng!! Emak tidak lupa kalau ada satu anaknya yang hilang. Digigitlah Emeng dan dibawa Emeng ke atas gentig mungkin itu cara si emak melindungi buah hatinya. Ketika digigit Emeng sama sekali tidak meong-meong mungkin Emeng merasa aman akhirnya bertemu emaknya setelah sehari berpisah.
Dann aku bersyukur, Emeng punya kesempatan hidup lebih lama lagi. Dia dapet asi dari emaknya. Kangen sekaliiii. Padahal baru ketemu Emeng tapi mendadak jatuh cinta karenanya. Sehat selalu Emeng sampai jumpa saat kamu dah gede ya!!

Ternyata bayi kucing hampir sama kayak bayi manusia huhu. Asi adalah makanan pertama dan utama bagi bayi yang dapat membuat bayi kebal dari penyakit sekaligus mengenyangkan. Dann ternyata semua ibu, punya kasih tak terhingga sepanjang masa bagi anak-anaknya.

Makasih Emeng, udah bawa haru yang begitu bagi kami!

Minggu, 05 April 2020

KKN (Kuliah Kerja Nyata)

Lawatan, September - November 2019

Ber-13 dari jurusan yang berbeda--Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Seni Tari, PKK, PPKn, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, PGSD, PJPGSD, PGPAUD, Pendidikan Fisika dan Pendidikan Teknik Otomotif. 13 sifat berbeda dan pemikiran yang tidak selalu mulus sejalan dipertemukan oleh universitas agar mengabdi di sebuah desa yang belum pernah kami singgahi.

Membahas program kerja hanya 3 kali ketemu, sebelum benar-benar penerjunan. Semua serba mepet, kenalanpun mepet. Awal ketemu dengan mereka, kelihatannya pendiem. Takut nggak betah hidup seatap 45 hari.

Tibalah kami di posko yang benar-benar layak, kami sebagai perempuan membayar cukup mahal. Kenapa hanya perempuan? Karena posko kami terpisah. 3 lelaki tidur di lantai atas posko seadanya milik karangtaruna, yang dibawahnya merupakan tempat pembuatan shuttle cock. Sedangkan kami, perempuan menyewa rumah lumayan mewah ber-AC lengkap dengan fasilitas mewah lainnya. Beruntung, walaupun dipisah, kami masih bisa menjalankan program kerja dengan maksimal. Para lelaki lebih sering menghabiskan waktu di posko perempuan, jika sudah larut malam baru mereka kembali ke posko karangtaruna untuk merebahkan lelah seharian. Makan, mandi, bahkan nyuci tak jarang mereka melakukannya di posko kami.

Oiya, perkenalkan aku Rayda. Aku sangat bersyukur dan beruntung dapat kelompok sebaik dan sesempurna mereka. Saling bahu membahu menyelesaikan yang kami anggap sulit, saling mengerti tiap ada yang izin pulang / ada kepentingan lain selalu dibolehin, dan mereka ternyata cerewet, asyik banget diajak kerjasama. Beruntung juga, punya ketua kelompok atau sering kami sebut sebagai kormades yang pengertian tidak pernah menuntut lebih, selalu ngerjain sendiri sebisa dia. Dapet desa dengan perangkatnya yang teramat baik, karangtaruna yang senantiasa membuka tangan untuk membantu ataupun melengkapi kekurangan. Dan, ke-3 lelaki itu, saling mau bekerjasama semuanya!! Nggak ada yang manja, selalu ringan tangan dan mau ngerjain apapun sendiri. Kelompok kami benar-benar mandiri, tanpa pernah iri-irian.

Jadwal masak, setiap dari kita dibentuk team. Jadwal masak 3 hari sekali baru ganti team. Begitupun dengan jadwal piket baldes (balai desa) hehe. Jadwal baldes selalu ganti tiap hari dengan team yang beda. Tiap malem, progja rutin kami bimbel. 3 kali gonta-ganti tempat bimbel tidak sedikitpun menyurutkan semangat anak-anak desa untuk belajar. Pertama, kami di posko tapi karena posko sempit dan peminat banyak maka ganti tempat. Kedua, di MIN salah satu pihak sekolah menawarkan dan mengizinkan kami untuk menempati MIN untuk bimbel, tapi lagi-lagi tidak lama. Anak-anak ketakutan, karena jalan arah MIN minim penerangan. Kami pindah lagi, aku janji ini terakhir!! Aula balai desa, cukup luas dengan pencahayaan yang cukup--pihak desa menambah penerangan agar anak-anak nyaman belajar. Kami dibagi sesuai bidang masing-masing, dan jadwalpun dibagi saking membludaknya minat anak-anak--ada PAUD, kelas 1,2,3 dan ada kelas 4,5,6.

Hehe keasyikan cerita bimbel. Balik lagi ya, rutinitas kami dari pagi-tidur.
Pagi: yang jatah piket belanja ke pasar, beresin posko, buang sampah, masak--kecuali hari Minggu kami senam aerobik dulu bareng ibu-ibu di SD. Beda lagi yang piket baldes, langsung mandi dan berangkat ke baldes. Tak lupa sarapan bareng, mandinya kalau pengen ya wkwk
Siang: Makan siang, tidur berjamaah/nonton film, nyiapin progja yang bisa dicicil layak buat surat nganterin undangan ke warga. Yang piket baldes balik lagi ke baldes sampe sore.
Sore: Nyiram tanaman di KWT (Keluarga Wanita Tani) semacam tempat pembibitan sayur yang nantinya jika berbuah / sudah siap panen akan dibagikan ke warga yang ikut di dalam perkumpulan tersebut. Di sana, mulai dari pemupukan dibuat sendiri lho.
Malam: Makan malam, berangkat bimbel, setelah bimbel rapat mingguan, nonton film, rebutan sofa buat Vidcall hehe.
Rutinitas akan berubah, kalau ada progja ya. Tapi progja besar kami yang melibatkan masyarakat  selalu dilaksanakan hari libur Sabtu/Minggu.

Progja kami terdiri atas,
Bidang pendidikan: Bimbel, Pelatihan Badminton, English Teaching, dan Pelatihan Tari
Bidang sosial dan ekonomi : Workshop online shop, workshop pengolahan limbah rumah tangga, Pelatihan kalung resin dari limbah bulu, penghijauan desa dan video profil industri shuttle kock
Bidang kesehatan : PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) : Cuci tangan dan gosok gigi, senam aerobik, dan posyandu remaja

Bukan rebutan kamar tiap malem, tapi rebutan sofa. Selalu mau makan enak tiap hari walaupun pengeluaran bengkak. Main bareng ke Guci, nonton bioskop bareng sampe pinjem helm dan motor karangtaruna, diajak jalan-jalan ke waduk dan ziarah sama bapak lurah sekeluarga naik odong-odong. Muterin alun-alun, maem di sana bareng-bareng. Ke Transmart cuma ngadem dan main kayak anak kecil. Jajan cilok, chattime, janjijiwa tiap ada yang keluar tak lupa jeruk peras andalan. Pencinta krupuk. Selalu ke Indomaret beli susu kotak dan yang lain nitip termasuk nitip ambil uang di ATM. Sampai hafal kesukaan mereka : permen Mentos, fruitea markisa, fruitea apel, bearbrand, sponge coklat, oishi, ringbee, oronamonci, indomie goreng, dan chocolatos greentea. Bakaran sampe malem + ngajarin main Uno bareng karangtaruna.

Perpisahan, berderai airmata sejadi-jadinya. Hangat sekali lawatan, tak bisa terlupakan sampai punahnya ingatan.
Terimakasih kalian.