Rabu, 10 Maret 2021

CARA MUDAH MEMBUAT TWIBBON

Hai semuaa, sepertinya lagi trend ya bikin twibbon sebagai ajang promosi di tengah wabah gini. Tapi kok kayaknya susah banget ya. Tenang, aku akan bikin tutorial cara bikin twibbon pakai APLIKASI ONLINE jadi nggak perlu susah dan repot download aplikasi. Yuk mari, kita bikin twibbon untuk pemula. Ikutin langkah-langkahnya ya!

1. Canva/Aplikasi Edit Foto Lainnya

    Mengapa aku pilih canva? karena banyak banget template yang disediakan di canva jadi kita tinggal pilih. Buka aja www.canva.com atau ketik pada google explore canva. Silakan lakukan registrasi. Setelah itu cari template yang gratis dan sesuai dengan keinginanmu. Kamu bisa mengedit sesuai yang kamu butuhkan dengan beberapa icon yang sudah disediakan. Namun, jika ingin twibbon ini nampak sempurna ketika diupload di instagram maka pilih ukuran khusus 1080 x 1080 piksel

    PENTING! Pastikan elemen yang kamu gunakan untuk tempat foto harus satu warna, misal lingkaran hitam saja atau kotak kuning saja supaya saat dibuat transparan tidak menghilangkan desain lain.

    Setelah desain siap, unduh desain dalam bentuk PNG ya! Hanya bentuk PNG yang bisa diupload.

Contoh hasil editku menggunakan canva. Frame untuk foto, hanya kotak berwarna hitam (maaf logo dan info ppdb aku sembunyikan karena privasi).


2. LunaPic

  Ketikkan di google LunaPic atau buka saja www.lunapic.com kemudian klik upload ---- chose file pilih foto desainmu tadi dan tunggu ---- klik edit ---- transparent background ----- klik lingkaran hitam/kotak kuning untuk diisi foto agar transparan tunggu beberapa saat sampai lingkaran hitam/kotak kuning transparan (bolong) ---- save  ini terletak di bawah

Contoh setelah diedit menggunakan LunaPic tengah akan transparan (maaf logo dan info ppdb aku sembunyikan karena privasi)

3. Twibbonize

  Ketik www.twibbonize.com dan sign up bisa menggunakan facebook ataupun email ---- new campaign --- scroll kebawah kemudian isikan campaign link misalkan twb.nz/ppdbkbkasihkejora sesuaikan dengan campaign yang kamu buat --- campaign title --- campaign description --- campaign tag --- upload the campaign frame (twibbon) --- PNG max. 5 MB --- post caption --- start campaign

Kemudian, manage campaign --- view twibbon klik gambar yang telah kamu upload ---- copy link di icon bulat tiga bawah poto profilmu, untuk membagikan link kepada peserta  agar dapat mengisi dengan foto mereka.

Cara memasukkan foto dalam twibbon, setelah klik link yang telah dibagi kemudian choose photo -- crop--download.

Mudah bukan? Selamat mencoba, semoga campaign twibbon kamu berhasil!

Selasa, 09 Maret 2021

Pertanyaan Terbuka Untuk Anak Part 2

         Hai Aybund... Lama sekali kita tidak membahas tentang pendidikan anak usia dini ya. Yuk kita mulai. Tapi sebelumnya siapkan senyum yang manis dulu. Jangan lupa berdoa.

        Seringkali kita merespon anak dengan kalimat,

        "Wah hebat!"

        "Wah keren!"

        "Pintar!"

tanpa anak mengetahui alasannya. Hal ini bisa membuat anak menjadi seorang yang selalu ingin dipuji. Apakah kalimat di atas tidak boleh? Tentu saja boleh, namun alangkah lebih baiknya jika disertai alasan mengapa anak hebat? apa yang sudah dilakukan anak? agar anak tau mereka dipuji karena sebab. Anak perlu bereksplorasi dan berekspresi agar melahirkan pola pikir inovatif ketika memecahkan masalah.

        Lantas apa referensi kalimatnya? Baik kita ambil contoh ketika anak sedang mengambar.

        "Menarik ya gambarnya dek, bisa diceritakan apa saja yang adek gambar?" di sini Aybund bisa sambil mendeskripsikan gambar anak, ketika gambar anak kurang sesuai dengan bentuk yang diucap.

        "Apa adek senang, adek sudah menggambar ini?" perasaan anak saat bermain itu penting, dengan bertanya perasaan anak, Aybund jadi tau apa yang dia suka.

        "Coba dilihat lagi, apa ada yang perlu ditambahkan di dalam gambar?"

         "Mengapa air berwarna hitam nak, bisa diceritakan?" pertanyaan ini bisa diganti ketika anak menggunakan warna yang tidak familiar, karena tidak selalu apa yang kita inginkan sama dengan imajinasi anak. Bisa jadi, anak mengunakan warna hitam, bukan biru dengan argumen pernah melihat mama memasak cumi dan air saat itu berwarna hitam akibat tinta cumi.

        "Terimakasih ya adek, sudah menyelesaikan gambarnya dengan tuntas." Ucapan terimakasih membuat anak merasa dihargai atas proses yang dilakukan.

          "Bagaimana perasaan adek hari ini? Besok kita main apa lagi ya?" pertanyaan ini memudahkan Aybund menyusun ragam main di keesokan hari dari ketertarikan anak.


        Nah, itu sedikit dari saya. Semoga bermanfaat untuk Aybund selama di rumah saja. Tetap senang dan sehat Aybund! Sampai jumpa diketikan selanjutnya.

Selasa, 19 Januari 2021

Majnun

 "Naila biarkan semua berjalan apa adanya, jangan kau usik apalagi kau remukkan. Jangan buat dirimu menderita. Lihat badanmu kurus kering tinggal tulang, rambut kusut sarang burung, aroma badan minyak urut."

"Aku tak sanggup. Lihat Majnunku, tak nampak dia menginginkanku lagi. Sibuk dengan alkhohol ditangannya, dan asap rokok memenuhi ruang kerjanya. Tak pernah sedikitpun dia memanggilku--kecuali dia benar-benar mabuk terlemaskan. Sajadahnya, sarung dan pecinya penuh debu tertutup sarang laba-laba. Namun aku tak menyerah Saedah, aku bagian di hidupnya sekarang. Bukankah dosanya menjadi tanggunganku? Biarkan aku seperti mayat hidup, mengurusi dia dalam doaku, menatapnya dari jendela kamarku, dan menjaga ketika dia tertidur." Tampak tegar Naila berkata, tak ada peluh di sudut matanya, justru senyum kuat menopang tulang pipinya.

Semenjak perusahaan Majnun rusak termakan ombak tsunami kala itu, kehidupannya pun rusak. Tak nampak suara lembut setiap pagi sehabis subuh, ataupun semangat yang terpancar sehabis membuka jendela kamarnya.

"Aku tak habis pikir, Saedah. Peristiwa itu sudah 5 tahun berlalu, namun entah mengapa Majnunku masih seperti ini. Aku sudah mencoba merintis semua dari awal. Buruh cuci, guru ngaji sudah ku lakoni. Lihatlah sekarang, perusahaan Majnun sudah berdiri kokoh seperti dulu. Tapi dia tak berubah seperti dulu, Saedah."

"Tenanglah Naila, semua butuh waktu. Waktu yang tepat untuk merubah Majnunmu seperti dulu."

"Apakah parasku tak menarik lagi, ataukah botol alkhohol lebih menggairahkan dari pada aku, Saedah?"

"Apa yang kau katakan Naila!! Paras memang menua tapi hatimu tak pernah menua. Apa kau mulai meragukan kesetiaan Majnunmu? Dia punya alasan mengapa dia seperti ini. Biarkan dia tetap seperti itu Naila. Hingga dia sadar bahwa apa yang dilakukan salah."

"Saedah..aku tak mampu membiarkan Majnunku terus seperti itu. Berapa lama waktu yang harus ku korbankan untuk membuatnya sadar?" Senyum tegasnya dibahasi tetesan air mata.

"Hapus air matamu Naila. Lebih baik aku pergi meninggalkanmu sendiri. Naila, tata hatimu mantapkan lagi. Jangan sampai kau lemah seperti Majnunmu. Aku pamit ya, Assalamualaikum." ku peluk Naila sekuat yang ku bisa, ku dengar degup jantung sisa ketabahannya.

Dalam hati aku menjerit, "maafkan aku Naila, kau belum tahu bahwa Majnunmu selalu menemanimu dan menangis ketika kau tertidur. Majnunmu selalu mencintaimu. Kau harus tahu Naila, bahwa bukan perusahaan yang membuatnya bermain dengan botol alkhohol, tapi kekecewaannya terhadap dirinya sendiri. Ya..kecewa tidak mampu menjadi suami yang terbaik bagimu--kecewa karena kamu lebih kuat bangkit darinya, kecewa karena kesabaranmu yang tak pernah tergoyahkan walaupun sikap rusak Majnunmu. Majnunmu ingin melepaskanmu, Naila. Dia tak kuat melihat kau selalu tersakiti dengan sikapnya, melihat darah yang selalu keluar dari hidungmu kala malam, dan mendengar rintihan doa di setiap tahajudmu."

-nales