Minggu, 05 April 2020

KKN (Kuliah Kerja Nyata)

Lawatan, September - November 2019

Ber-13 dari jurusan yang berbeda--Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Seni Tari, PKK, PPKn, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, PGSD, PJPGSD, PGPAUD, Pendidikan Fisika dan Pendidikan Teknik Otomotif. 13 sifat berbeda dan pemikiran yang tidak selalu mulus sejalan dipertemukan oleh universitas agar mengabdi di sebuah desa yang belum pernah kami singgahi.

Membahas program kerja hanya 3 kali ketemu, sebelum benar-benar penerjunan. Semua serba mepet, kenalanpun mepet. Awal ketemu dengan mereka, kelihatannya pendiem. Takut nggak betah hidup seatap 45 hari.

Tibalah kami di posko yang benar-benar layak, kami sebagai perempuan membayar cukup mahal. Kenapa hanya perempuan? Karena posko kami terpisah. 3 lelaki tidur di lantai atas posko seadanya milik karangtaruna, yang dibawahnya merupakan tempat pembuatan shuttle cock. Sedangkan kami, perempuan menyewa rumah lumayan mewah ber-AC lengkap dengan fasilitas mewah lainnya. Beruntung, walaupun dipisah, kami masih bisa menjalankan program kerja dengan maksimal. Para lelaki lebih sering menghabiskan waktu di posko perempuan, jika sudah larut malam baru mereka kembali ke posko karangtaruna untuk merebahkan lelah seharian. Makan, mandi, bahkan nyuci tak jarang mereka melakukannya di posko kami.

Oiya, perkenalkan aku Rayda. Aku sangat bersyukur dan beruntung dapat kelompok sebaik dan sesempurna mereka. Saling bahu membahu menyelesaikan yang kami anggap sulit, saling mengerti tiap ada yang izin pulang / ada kepentingan lain selalu dibolehin, dan mereka ternyata cerewet, asyik banget diajak kerjasama. Beruntung juga, punya ketua kelompok atau sering kami sebut sebagai kormades yang pengertian tidak pernah menuntut lebih, selalu ngerjain sendiri sebisa dia. Dapet desa dengan perangkatnya yang teramat baik, karangtaruna yang senantiasa membuka tangan untuk membantu ataupun melengkapi kekurangan. Dan, ke-3 lelaki itu, saling mau bekerjasama semuanya!! Nggak ada yang manja, selalu ringan tangan dan mau ngerjain apapun sendiri. Kelompok kami benar-benar mandiri, tanpa pernah iri-irian.

Jadwal masak, setiap dari kita dibentuk team. Jadwal masak 3 hari sekali baru ganti team. Begitupun dengan jadwal piket baldes (balai desa) hehe. Jadwal baldes selalu ganti tiap hari dengan team yang beda. Tiap malem, progja rutin kami bimbel. 3 kali gonta-ganti tempat bimbel tidak sedikitpun menyurutkan semangat anak-anak desa untuk belajar. Pertama, kami di posko tapi karena posko sempit dan peminat banyak maka ganti tempat. Kedua, di MIN salah satu pihak sekolah menawarkan dan mengizinkan kami untuk menempati MIN untuk bimbel, tapi lagi-lagi tidak lama. Anak-anak ketakutan, karena jalan arah MIN minim penerangan. Kami pindah lagi, aku janji ini terakhir!! Aula balai desa, cukup luas dengan pencahayaan yang cukup--pihak desa menambah penerangan agar anak-anak nyaman belajar. Kami dibagi sesuai bidang masing-masing, dan jadwalpun dibagi saking membludaknya minat anak-anak--ada PAUD, kelas 1,2,3 dan ada kelas 4,5,6.

Hehe keasyikan cerita bimbel. Balik lagi ya, rutinitas kami dari pagi-tidur.
Pagi: yang jatah piket belanja ke pasar, beresin posko, buang sampah, masak--kecuali hari Minggu kami senam aerobik dulu bareng ibu-ibu di SD. Beda lagi yang piket baldes, langsung mandi dan berangkat ke baldes. Tak lupa sarapan bareng, mandinya kalau pengen ya wkwk
Siang: Makan siang, tidur berjamaah/nonton film, nyiapin progja yang bisa dicicil layak buat surat nganterin undangan ke warga. Yang piket baldes balik lagi ke baldes sampe sore.
Sore: Nyiram tanaman di KWT (Keluarga Wanita Tani) semacam tempat pembibitan sayur yang nantinya jika berbuah / sudah siap panen akan dibagikan ke warga yang ikut di dalam perkumpulan tersebut. Di sana, mulai dari pemupukan dibuat sendiri lho.
Malam: Makan malam, berangkat bimbel, setelah bimbel rapat mingguan, nonton film, rebutan sofa buat Vidcall hehe.
Rutinitas akan berubah, kalau ada progja ya. Tapi progja besar kami yang melibatkan masyarakat  selalu dilaksanakan hari libur Sabtu/Minggu.

Progja kami terdiri atas,
Bidang pendidikan: Bimbel, Pelatihan Badminton, English Teaching, dan Pelatihan Tari
Bidang sosial dan ekonomi : Workshop online shop, workshop pengolahan limbah rumah tangga, Pelatihan kalung resin dari limbah bulu, penghijauan desa dan video profil industri shuttle kock
Bidang kesehatan : PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) : Cuci tangan dan gosok gigi, senam aerobik, dan posyandu remaja

Bukan rebutan kamar tiap malem, tapi rebutan sofa. Selalu mau makan enak tiap hari walaupun pengeluaran bengkak. Main bareng ke Guci, nonton bioskop bareng sampe pinjem helm dan motor karangtaruna, diajak jalan-jalan ke waduk dan ziarah sama bapak lurah sekeluarga naik odong-odong. Muterin alun-alun, maem di sana bareng-bareng. Ke Transmart cuma ngadem dan main kayak anak kecil. Jajan cilok, chattime, janjijiwa tiap ada yang keluar tak lupa jeruk peras andalan. Pencinta krupuk. Selalu ke Indomaret beli susu kotak dan yang lain nitip termasuk nitip ambil uang di ATM. Sampai hafal kesukaan mereka : permen Mentos, fruitea markisa, fruitea apel, bearbrand, sponge coklat, oishi, ringbee, oronamonci, indomie goreng, dan chocolatos greentea. Bakaran sampe malem + ngajarin main Uno bareng karangtaruna.

Perpisahan, berderai airmata sejadi-jadinya. Hangat sekali lawatan, tak bisa terlupakan sampai punahnya ingatan.
Terimakasih kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar